Cara Mendesain Dapur Rumah

By | July 5, 2020

Dapur benar-benar adalah jantung dari sebuah rumah. Ini jauh lebih dari sekadar ruang untuk menyiapkan makanan. Dapur yang dirancang dengan baik bisa menjadi pusat saraf keluarga, tempat makan dibagi, pesan berlalu dan semua hal baik tentang kehidupan dipertukarkan. Itu sebabnya perencanaan terperinci sangat penting untuk tetap sesuai anggaran dan fokus pada tema dekorasi yang dipilih.

Pertama, atur anggaran. Tentukan berapa banyak uang yang Anda miliki untuk proyek ini. Jika proyek akan membutuhkan renovasi dan dekorasi ulang, anggaran mungkin memerlukan pengeluaran yang cukup besar dari tabungan keluarga, atau bahkan pinjaman Menghias Rumah perbaikan rumah. Saat menghitung anggaran, coba tambahkan sedikit tambahan untuk menyediakan pengeluaran yang tidak terduga.

Dengan asumsi bahwa renovasi tidak diperlukan, langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi gaya dekorasi. Adalah cerdas untuk berkonsultasi dengan seluruh keluarga pada saat ini sebelum memutuskan secara sepihak pada dekorasi dapur. Itu karena dapur adalah salah satu ruangan umum di rumah di mana setiap orang merasa memiliki pasak. Tidak masalah apa gaya akhirnya, selama semua orang yang terlibat bisa merasa cukup nyaman dengannya. Namun begitu gaya dipilih, perhatian besar harus diambil di seluruh proyek untuk memastikan semua keputusan dekorasi sesuai dengan gaya.

Sekarang saatnya untuk mulai membayangkan seperti apa dapur itu nantinya. Mulailah dengan mengukur ruang dapur. Buat sketsa denah lantai dapur menggunakan pengukuran itu. Gunakan kertas grafik atau program komputer untuk membuat gambar menjadi skala. Ini akan Jual Perumahan Syariah di Semarang, Salatiga dan Pekalongan memastikan desain yang akurat. Pastikan untuk menandai perlengkapan permanen seperti pipa ledeng dan outlet listrik.

Dengan sketsa denah lantai di tangan, putuskan di mana menemukan peralatan menggunakan pendekatan “segitiga dapur” yang umum. Para ahli studi gerak telah menemukan bahwa desain dapur terbaik adalah desain tempat wastafel, kompor, dan lemari es disusun dalam bentuk segitiga. Konfigurasi ini memberikan akses mudah ke peralatan utama saat menyiapkan makanan. Pastikan untuk memperhitungkan lokasi outlet dan juga plumbing.

Sekarang buat sketsa lemari dan countertops pada gambar, dengan pengukuran yang tepat untuk masing-masingnya. Pilih jenis kayu untuk lemari dan bahan untuk meja. Anda mungkin juga ingin memilih skema warna pada titik ini, untuk memastikan bahwa warna kabinet dan meja dilengkapi dengan cat atau perawatan dinding lainnya.

Pada titik ini, saatnya memilih lantai dapur. Pilihan terbaik adalah linoleum, laminasi kayu atau ubin, karena dapat menahan tumpahan. Selain itu, ini juga merupakan jenis lantai yang paling mudah di kaki juru masak. Setiap jenis memiliki beragam warna dan harga sesuai dengan anggaran apa pun. Jangan lupa untuk memasukkan karpet dapur juga ke dalam rencana penutup lantai Anda. Hindari serat alami seperti karpet sisal dan karpet lamun, karena mudah rusak oleh air dan tumpahan. Karpet yang dikepang mungkin bisa menjadi pilihan, asalkan karpet itu terbuat dari bahan sintetis atau bahan tahan lama lainnya.

Untuk pencahayaan, pilih perlengkapan overhead untuk penerangan umum dan lampu tugas untuk kabinet di bawah dan di atas pulau. Pencahayaan track yang bisa disesuaikan mungkin merupakan pilihan yang baik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *