Tips Dari Ahmad Hamdani Raih Terbaik Pertama MMQ 2018

Sudah 2016 lalu menjadi paling baik Ke-2 Ahmad Hamdani kini menduduki terbaik pertama pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-27 tahun 2018 cabang Musabaqah Maqalah Al-Qur’an (MMQ) putra.

Dani, sapaan akrabnya, tidak hanya menyusun ikhtiar kepenulisan dan kontennya, pula menyusun hal yang Kardinal seperti menggapai diri individual agar mentalnya lebih giat dan lebih tenang. Ia pun mendesak doa dan rekan dekatnya. “Dani percaya bahwa hal-hal non teknis itu pula yang mempengaruhi kita saat tampil,” jelasnya

Zat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Cabang Ciputat itu menyatakan bahwa ia tamat membongkar pesaingnya dari tulisannya. Interval nilai ia dengan lainnya cukup jauh.

Klik juga : contoh sebuah paper

Lebihlebih prosentase penghitungan 75 uang lelah untuk Teks masih presentasi 25 Tip Dipandang dari Moral mulai dari Eliminasi Dani putus mulai nyolong start dari Catatan Interval dengan perutusan yang lain cukup jauh,” ujarnya. Kesepian menjadi anggota Mepet Sebab, MTQ di Lombok, penampilannya terlalu gagarupuh, buru-buru. “Alhamdulillah diberikan keheningan sama Allah dan kesudahannya bisa menamatkan dengan baik,” syukurnya.

Kurir Serang itu merentangkan bahwa MMQ melalui tiga tahap, adalah Pembuangan pucuk final, dan final. Tema bagi setiap calon diundi. Pada tahap pertama, Dani mencapai tema tentang revolusi mental.

“Dani angkat isu ekologi. (Sebab,) Keburukan ekologi asal dari buruknya mental,” terangnya. Sementara itu, pada tunas final, ia mengantongi tema marga dalam meringankan kekebalan nasional.

Murid Pendidikan Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menulis tentang pentingnya keluarga dalam menjauhkan radikalisme. Dani merasa bahwa keberhasilannya itu karena merasa lebih siap ketimbang dua tahun Diawal mulanya Meski dalam suasana sakit demam dan diare saat tampil, ia tetap kerahkan kemampuan maka bisa menemukan predikat Terbaik

Leave a Reply